Tingkat
Kreativitas Anak Itu Sangat Penting Diperhatikan
Di zaman milenial ini, banyak generasi muda, para pemuda-pemudi
yang cerdas yang telah menciptakan berbagai teknologi baru yang tak di
duga-duga.
Ini menunjukkan bahwa zaman milenial ini harus diperhatikan
perkembangannya, terutama perkembangan para remajanya baik itu perkembangan
fisik maupun mentalnya. Dan yang terutama ialah perkembangan mentalnya, karena
mental seorang anak memiliki sisi yang luar biasa. Maka dari itu pelatihan
motorik, daya akal, mental pada anak harus diperhatikan serta di tingkatkan.
Menurut Chaplin, Kreativitas
adalah kemampuan menghasilkan bentuk baru dalam seni, atau dalam permesinan
atau dalam memecahkan masalah-masalah dengan metode-metode baru.
Dapat disimpulkan bahwa kreativitas merupakan suatu proses mental
individu yang melahirkan gagasan, proses, metode ataupun produk baru yang
efektif serta bersifat imajinatif, estetis yang guna dalam berbagai bidang
untuk pemecahan suatu masalah.
Terdapat beberapa arti kreativitas, yaitu:
1.
Proses mental
yang unik, suatu proses yang semata-mata dilakukan untuk menghasilkan sesuatu
yang baru, berbeda, dan original (menciptakan suatu inovasi baru).
2.
Kreativitas
yang sering kali dianggap sebagai sebuah kecerdasan tinggi.
3.
Sepercik kejeniusan
yang diwariskan pada seseorang dan tidak ada kaitannya dengan belajar atau
orang kreatif merupakan sarana konsep
4.
Bentuk
permainan mental yang merupakan kegiatan
otak yang teratur, komprehensif, imajinatif menuju suatu hasil yang luar biasa.
· Perkembangan Kreativitas
Beberapa
anak dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang menyebabkan kebekuan pada tingkah
laku kan pola pikirnya untuk mencairkan sebuah ide yang memungkinkan pula
memunculkan sebuah kreativitas.
· Strategi untuk meningkatkan kualitas kreativitas di kelas menurut
Jeanne Elis Ormrod dalam buku Psikologi Pendidikan, diantaranya ialah :
1.
Tunjukan kepada
sisiwa bahwa kreativitas itu dihargai, caranya dengan memberi dorongan semangat
dan sebuah penghargaan terhadap sebuah ide-idenya atau respon-respon yang
menakjubkan.
2.
Fokuskan
perhatian siswa pada penghargaan internal daripada penghargaan eksternal, makan
akan terciptanya para siswa yang kreatif ketika mereka terlibat
aktivitas-aktivitas yang mereka senangi.
3.
Berikan
pertanyaan yang mengasah pikiran
4.
Berikan siswa
kebebasan da rasa aman yang dibutuhkan untuk mengambil resiko
Semoga perkembangan apapun pada anak-anak tetaplah menjadi pusat
perhatian bagi orang tuanya untuk melatih sikap dan mental pada anak-anak
tersebut menjadi pribadi yang lebih kreatif. Dan tetaplah terus dampingi, agar
kreasi dan kreativitas anak tetap terjaga dan meningkatkan kualitas daya
pikirnya.
Komentar
Posting Komentar